Pers Gathering Dalam Rangka HUT Hari Bhakti Adhyaksa Ke-56 Tahun 2016

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Pers Gathering dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-56 Tahun 2016 pada hari Kamis tanggal 21 Juli 2016 pukul 14.30 WIB bertempat di Aula Kejati Kalbar. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat WARIH SADONO, yang dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat SUGENG PURNOMO, para Asisten, Kabag TU dan Koordinator serta dihadiri oleh wartawan dari beberapa media baik cetak maupun elektronik yang berada di wilayah Kota Pontianak. Dalam sambutannya Kajati Kalbar menyampaikan antara lain peran media sangat penting sebagai sarana informasi kepada masyarakat dan salah satu instrumen dalam keterbukaan informasi publik, sehingga saran dan kritik yang membangun untuk meningkatkan kinerja Kejaksaan yang lebih baik. Pada acara tersebut masing-masing Asisten memaparkan hasil yang telah dicapai selama periode bulan Januari-Juni 2016, yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan direspon secara antusias oleh awak media.

Dalam kegiatan ini, Kajati juga mengumumkan terkait dengan Penahan Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Gedung Kantor Bupati Melawi Tahun Anggaran 2006,2007,2008 atas nama “D” selaku staf teknis dalam pelaksanaan pekerjaan Gedung Kantor Bupati Melawi. Selain itu dilakukan penyerahan tahap II atas nama terasangka “GR” dan “FJ”dan barang bukti ke JPU Kejaksaan Negeri Sintang. Dan juga disaat yang bersamaan dilakukan pelimpahan perkara ke Pengadilan TIPIKOR atas nama terdakwa “T” selaku Direktur CV.Multi Agro Prima, Terdakwa “US” selaku perantara penyaluran dan pemanfaatan Dana BANSOS SLPTT Tahun 2014, atas nama Terdakwa “PK” selaku pemilik toko Agro Tani LEstari dan Direktur CV.Cahaya Agro Persada, pelimpahan dari Penyidik POLDA KALBAR ke Kejaksaan Tinggi Kalbar atas nama tersangka “ZA” selaku marketing pemasaran wilayah Kalbar PT.GSM terkait perkara pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2013. Kegiatan Pers Gathering ditutup oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dengan harapan media massa sebagai mitra kerja dapat menyajikan informasi kepada masyarakat dengan baik dan berimbang.